“Antusias masyarakat cukup baik. Anak-anak ada 4 orang dan lainnya orang dewasa. Ada juga tadi yang bapak sama anak datang langsung buat ikut potong rambut di sini,” rinci Rita.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bekerjasama dengan Dream Barbershop Kudus yang beroperasi di dekat Menara Kudus. Total ada 5 orang karyawan di barbershop dan 14 orang anggota KKN yang terlibat dalam kegiatan ini.
Adi (32) warga Desa Purwosari, Kudus, mengaku senang bisa ikut kegiatan yang diinisiasi para mahasiswa KKN ini. Mendapat informasi cukur amal dari media sosial, ia pun tak pikir panjang untuk langsung datang dan merapikan rambutnya.
“Ini kali pertama ikut cukur dan sekalian amal. Seneng rasanya bisa sekalian membantu orang yang membutuhkan,” katanya.
Begitupun yang dikatakan Febri (14). Siswa kelas VIII salah satu SMP di Kudus itu terlihat senang rambutnya bisa rapi setelah dicukur.
Kegiatan ini pun dikatakan Febri cukup asik. Untuk itu, ia pun tak hanya sendiri datang merapikan rambutnya. Bersama beberapa kawannya, Febri datang ke kegiatan cukur amal tanpa dipatok biaya potong rambut.
