“Meski harus mengorbankan harta dia yang paling berharga yaitu Ismail, seorang anak yang telah dinanti selama puluhan tahun,” tambahnya.
Maka dari itu, lanjut Firman, setiap tahun pada tanggah 10 Dzulhijjah, seorang muslim dianjurkan untuk berkorban, dengan mengorbankan sebagian dari apa yang dimiliki sebagai bentuk ungkapan syukur dan cinta kepada Allah.
“Anjuran itu bukanlah anjuran biasa tetapi anjuran yang amat sangat, sehingga mendekati pada anjuran wajib,” ujarnya.
Untuk diketahui, beberapa warga Muhammadiyah di Kabupaten Kudus juga telah melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada hari ini, tepatnya setelah melaksanakan Salat Iduladha.
Seperti di wilayah Pimpinan Ranting Muhammdiyah (PRM) Desa Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, yang menyembelih 14 sapi dan 9 ekor kambing. ***
