Rencana Revitalisasi Taman Menara, Ojek Khawatir: Nanti Kita Kemana?

Ojek Menara Kudus yang tengah mangkal diTaman Menara Kabupaten Kudus. (ELANG)

“Tentu saja, kami merasa khawatir karena belum ditentukannya relokasi tempat mangkal para ojek,” tandasnya.

Yoga menambahkan, mungkin Pemkab Kudus masih mendiskusikan terkait lokasi relokasi untuk para ojek.

“Mau dipindah ke mana kita? Karena kalau kejauhan dari area Menara, banyak yang keberatan,” imbuhnya.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi, Pemerintah Kabupaten Kudus, menggelontorkan anggaran senilai Rp 800 juta untuk revitalisasi alun-alun lama tersebut.

Dengan demikian, Yoga berharap, pihaknya meminta agar Pemkab Kudus bisa memberikan kepastian mengenai wacana revitalisasi dan tempat relokasi untuk ojek.

“Ya, kalau tidak ada kepastian, nasibnya gimana? Karena ada orang sebanyak ini,” terang Yoga.

Yoga juga menyampaikan, sampai saat ini tercatat ada sekitar 200 ojek Taman Menara yang beroperasi saat shift pagi. Sedangkan shift malam antara pukul 18.00 WIB sampai 06.00 WIB ada sekitar 400-500 orang.

Lalu, Yoga menyebutkan pula untuk pemasukan ojek Taman Menara rata-rata sekitar Rp 50-200 ribu perhari. Hal ini diharapkan bisa menjadi bahan pertimbangan bagi Pemkab Kudus terkait rencana relokasi bagi para tukang ojek.***