“Ini masuk anggaran APBD Murni. Karena nilainya lebih dari Rp 200 juta maka prosesnya agak lama, ada tender dan sebagainya, sempat tender ulang jadi kontraknya mundur. Sehingga ini penyelesaiannya kan mepet ke Desember. Tapi ya tidak masalah,” terangnya.
Sementara itu, Kepala SDN 1 Terban Masidi menyampaikan terimakasih kepada Disdikpora Kudus atas perbaikan yang telah dilakukan di sekolah setempat. Pihaknya berharap, dengan adanya perbaikan kelas yang baru bisa menambah semangat para siswa dalam belajar.
“Harapan saya dengan adanya pembangunan ini, anak-anak bisa lebih giat belajar dan rajin ke sekolah,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini kondisi ruang kelas dalam keadaan yang lebih nyaman. Bahkan, di kelas II dan III dipasang III sudah dipasang folding gate untuk memudahkan apabila ada kegiatan yang membutuhkan ruangan luas.
“Keramik juga diganti dengan ukuran yang lebih besar, dan dinding luar ruang kelas juga dipasang keramik. Semoga anak-anak bisa semakin semangat belajar dengan suasana sekolah yang nyaman,” ucapnya.
Masidi juga menerangkan, kerusakan yang terjadi di beberapa ruang kelas di SDN 1 Terban diakibatkan lantaran angin puting beliung pada 2021. Saat itu, dahan pohon yang tumbang mengenai ruang kelas di sisi timur. Sehingga menimbulkan kerusakan parah pada ruang kelas itu.
“Alhamdulillah saat itu masih daring, jadinya tidak ada korban saat peristiwa angin puting beliung terjadi,” tuturnya. ***
