“Terima kasih atas kehadiran masyarakat yang antusias melestarikan tradisi warisan nenek moyang. Terima kasih pula atas kehadiran Pak Hartopo dalam tradisi kami,” ucapnya.
Dijalankannya, rangkaian tradisi Apitan Desa Megawon telah dilaksanakan sejak tanggal 6 Juni 2023 dengan berbagai rangkaian acara, seperti khataman Al-Quran, prosesi doa di tujuh punden yang dianggap sebagai cikal bakal Desa Megawon, serta puncak acara Kirab Budaya Apitan dengan ditampilkannya pertunjukan tari Bun Ya Ho yang merupakan kebudayaan warisan leluhur.
“Sebelumnya kami sudah laksanakan prosesi doa di 7 punden yang kami yakini sebagai cikal bakal desa, melaksanakan khataman Al-Quran, dan malam ini puncaknya acara dengan kirab dan pertunjukan tari Bun Ya Ho warisan nenek moyang kita,” jelasnya.
Nurazag berharap masyarakat Desa Megawon dapat terus melestarikan kebudayaan yang telah diwariskan oleh leluhur sebagai identitas wilayah sehingga generasi penerus secara turun temurun dapat mewarisi kebudayaan yang ada.
“Semoga masyarakat Desa Megawon bisa selalu melestarikan warisan leluhur sehingga dapat diwariskan pada anak cucu kelak,” pungkasnya.***
