Purwanta menjelaskan, apabila di babak penyisihan para peserta mengerjakan soal pilihan ganda. Maka pada babak finalis ini para peserta akan mengerjakan 30 soal uraian singkat dalam waktu 30 menit, baik itu Matematika maupun IPA.
“Materinya adalah materi olimpiade se-level SMP yang dibuat oleh guru kami di SMK Muhammadiyah Kudus, dengan menggunakan standar olimpiade nasional,” terangnya.
Harapannya, dengan diselenggarakannya Olimpiade MIPA ini bisa menguatkan kembali pembelajaran yang ada di SMP. Sehingga semangat untuk berprestasi perlu untuk didorong melalui kegiatan lomba semacam ini.
Terlebih untuk menjaring bibit-bibit berpotensi di SMP yang nantinya akan melanjutkan ke SMK Muhammadiyah Kudus. Olimpiade ini dirasa perlu lantaran sejalan dengan basic pembelajaran di sekolah setempat yang berbasis dengan teknologi.
“Karena ini kan secara umum merupakan pelajaran basic dan standar yang menjadi dasar untuk pengetahuan, khususnya kami yang di SMK Muhammadiyah ini kan basic-nya teknologi, kita didasarkan penguatan mata lomba yang berbasis pada teknologi,” tuturnya. ***
