Ratusan Warga Karangrowo Undaan Tinggalkan Gedung DPRD Kudus

Warga Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus yang mulai meningglakan posko pengungsian gedung DPRD Kudus, Selasa, 26 Maret 2024. (ZONANEWS.ID)

Sebagai wilayah yang letaknya seperti mangkok, Karangrowo khususnya Dukuh Krajan dikatakan Heri berpotensi banjir setiap tahunnya, baik itu banjir kecil ataupun besar.

Sebab itu, demi bencana banjir tidak kembali melanda desanya, Heri bersama warga setempat meminta agar Sungai Wulan dan Sungai Juwana serta sejumlah anak sungai lainnya yang mengalir di Desa Karangrowo Undaan untuk segera dilakukan normalisasi.

“Selama puluhan tahun belum ada normalisasi. Minimal normalisasi itu, banjir bisa cepat surut. Harapan kami kepada pemerintah pusat agar Kudus diperhatikan, karena itu aliran jantung Sungai Juwana,” harap Heri.

Bacaan Lainnya

Meski begitu, untuk saat ini hal yang dibutuhkan Pemdes Karangrowo pascabanjir adalah tim kesehatan. Sebab lingkungan kotor bekas banjir, dipastikan akan menyebabkan sejumlah penyakit ketika tidak langsung diantisipasi.

“Harapan kami, Dinas Kesehatan melalui puskesmas bisa proaktif melakukan penanganan pascabanjir,” pintanya.

Diketahui, total pengungsi dari Desa Karangrowo di Gedung DPRD Kudus ada 842 orang dan mereka telah pulang hari ini. Lalu ada pula 211 warga Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak yang masih mengungsi di gedung DPRD Kudus karena rumahnya belum bisa ditempati sampai saat ini.***