Ia menyebutkan bahwa menu MBG yang disalurkan ke SMA 2 Kudus pada Rabu, 28 Januari 2026, terdiri dari soto ayam suwir, tempe goreng, sayur tauge, dan sambal kecap. Menu tersebut kemudian menjadi fokus pemeriksaan awal.
“Menerima laporan itu, kami sudah mengirimkan sample menu ke laboratorium dan saat ini menunggu hasil uji laboratoriumnya,” ujarnya.
Nasihul Umam juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang terdampak dan menegaskan bahwa SPPG Purwosari siap bertanggung jawab atas biaya pengobatan siswa.
“Saya minta maaf atas terjadinya hal seperti ini dan SPPG Purwosari akan bertanggungjawab terkait pengobatan siswa,” tandasnya.
Ia menambahkan, dari total 2.173 porsi MBG yang didistribusikan ke 13 sekolah, sejauh ini baru SMA 2 Kudus yang melaporkan kejadian serupa dan evaluasi menyeluruh akan segera dilakukan. ***
