“Pati itu terkecil. Kudus itu sekitar Rp1.350.000 perbulan. Blora Rp650 ribu, Rembang dan Jepara sekitar Rp400 ribu perbulan,” ungkapnya.
Para pengunjuk rasa pun berharap, Pemda bersama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati bisa memberikan iktikad baiknya dalam menyelesaikan permasalahan ini.
Bila memang tidak dikabulkan, BPD mengancam melakukan unjuk rasa lebih besar lagi demi hak yang mereka inginkan.
“Apabila memang tidak dikabulkan, kami akan menggelar aksi yang lebih besar lagi, karena ini adalah hak-hak kami,” tegasnya.
Setelah beberapa saat menyampaikan orasi depan depan kantor Bupati, beberapa perwakilan pun dipersilakan masuk untuk audiensi bersama perwakilan Pemkab Pati.
Kepala Bagian Pemerintahan dan Kepala Satpol PP Pati menerima perwakilan pengunjuk rasa.
“Aspirasi akan kami sampaikan ke pimpinan yaitu Pak Bupati. Terkait kenaikan, insyaallah ada sinyal positif dari Pemda untuk menaikkan. Besarannya jamu tidak tahu karena itu perlu proses panjang. Tidak bisa langsung diputuskan,” jelas Kepala Satpol PP Pati, Sugiyono selepas beraudiensi dengan perwakilan pengunjuk rasa.***
