Ada berbagai warian rasa yang dijual olehnya. Mulai dari bubblegum, vanila, cokelat dan lainnya. Dalam sehari, Ia bisa menjual hingga 200-an porsi es buah.
“Ini kita jual mulai harga Rp 5 ribu dan Rp 6 ribu tergantung dari ukuran cup,” tuturnya.
Meski berparas cantik, Ika mengaku tidak malu menjajakan es buah di pinggir jalan dengan bermodalkan meja dan peralatan seadanya.
“Namanya kerja mencari rupiah di Bulan Ramadan,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu pembeli, Joko mengaku mengetahui penjualan es buah di Prambatan Lor ini dari media sosial tik tok. Ramai di tik tok, membuatnya penasaran untuk datang.
“Baru sekali, kesini karena viral di tiktok, terus saya samperin sama teman teman,” katanya.
Joko mengaku saat datang, lokasi es buah sudah ramai pembeli. Meski begitu, Ia rela mengantre lama untuk menjajal es buah yang tengah viral di media sosial tersebut.
“Emang ngabuburit terus kok ramai tak kira ada kecelakaan, ternyata penjual es buah yang lagi viral itu. Ini ramai banget sampai antre lama,” tukasnya. (J05/A01)
