“Banjir di Demak yang sudah terjadi sejak 5 Februari 2024 hingga saat ini, diakibatkan beberapa factor. Seperti tanggul sungai yang jebol dan curah hujan tinggi yang mengguyur,” ujar Dwi Swasana, Sabtu 23 Maret 2024.
Setelah bantuan tahap 1 terdistribusi, kata Dwi Swasana, pihaknya juga segera menyalurkan bantuan tahap kedua. Hingga saat ini, Lazismu Jateng sudah menginstruksikan ke setiap daerah untuk melakukan penggalangan dana respon banjir di Demak ini.
Dwi Swasana menambahkan, bantuan respon banjir di Demak juga diberikan oleh LRB dan Lazismu PWM Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiba di Demak, tim relawan dari Muhammadiyah Jogjakarta bergabung di titik kumpul di pos pelayanan pengungsi korban banjir di Masjid At Taqwa, Dusun Karangwaru Lor, Demak. (***)
