Ada cek kesehatan, tempat istirahat, wifi gratis, alat pijat elektrik, pojok baca, hingga bengkel keliling yang siap 24 jam.
“Kudus ini titik bahagia, karena ada Polri, TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan hingga lainnya yang siap melayani para pemudik. Ditambah banyak fasilitas yang bisa dinikmati para pemudik yang singgah,” terang Bupati Sam’ani tersebut.
Sementara itu, Kapospam Simpang 7 Iptu Noor Alifi menyampaikan bahwa ada sekitar 40 orang petugas yang bersiaga di Pos Terpadu Kudus selama Operasi Ketupat Candi 2025 berlangsung.
Baik itu dari unsur TNI, Polri, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol-PP, dan lainnya yang siap menyambut pemudik.
“Ada banyak fasilitas di sini, juga ada bengkel yang melayani 24 jam. Tapi tidak selalu standby di sini, mobiling,” ujar Iptu Alifi.
“Ketika terjadi trouble pada kendaraam, silakan menghubungi kami di nomor 110 nanti akan diteruskan ke pos terpadu. Kami akan mengupayakan membantu ketika ada kerusakan ringan, silakan menunggu nanti kami akan datang,” jelasnya.
Sejauh ini, menurutnya ada sedikit kenaikan jumlah kendaraan yang masuk ke Kudus meski tidak signifikan. Kondisi arus lalu lintas juga masih dalam ketegori normal. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 27-30 Maret 2025.***
