PSBI Lewat Musthofa Sukses Bangun Gudang Pengolahan Kopi dan Bantu Masyarakat

Alat sortir kopi yang tersedia di Goodang Kopi Muria. (Nila/Zonanews.id)

“PSBI selama ini disalurkan sesuai pengajuan proposal kelompok masyarakat, datangnya alat atau barang, yang membelikan BI dan vendor yang menunjuk juga BI,” jelas Mulawarman.

Ia melanjutkan, PSBI selama ini juga tidak hanya diserahkan melalui Komisi XI DPR RI. Ada sebagian PSBI yang diserahkan BI sendiri kepada penerima.

Misalnya Beasiswa Generasi Baru Indonesia (Genbi) diserahkan BI melalui kerja sama dengan sejumlah universitas di Indonesia, termasuk beberapa kampus di Kabupaten Kudus.

Bacaan Lainnya

“PSBI melalui Komisi XI telah berakhir pada tahun 2023 lalu. Saat ini, PSBI sudah tidak lagi melalui Komisi XI dan diserahkan BI langsung,” ungkap Mulawarman.

Produk olahan kopi bubuk oleh Goodang Kopi Muria. (Nila/Zonanews.id)

Di samping itu, Pengurus Goodang Kopi, Hikmawati Inaya mengatakan bahwa PSBI sangat bermanfaat bagi warga Lereng Gunung Muria.

Mereka yang memiliki hasil pertanian kopi, bisa datang ke Goodang Kopi Muria untuk selep kopi hingga roasting kopi.

Biayanya pun terjangkau, Rp 10 ribu per kilogram untuk roasting kopi saja, Rp 12 ribu per kilogram untuk roasting sampai dengan giling kopi menjadi bubuk.

“Manfaatnya (Goodang Kopi Muria) sangat tinggi, sangat membantu masyarakat yang tidak punya alat-alat. Masyarakat yang tidak punya mesin roasting bisa ikut roasting di sini,” ujarnya.

Saat ini Goodang Kopi Muria terus berupaya memperkenalkan kopi Muria khas Kudus kepada dunia. Bukan hanya membantu masyarakat, tapi juga menciptakan produk kopi bubuk dengan kemasan menarik dengan nama Goodang Kopi Muria.***