Salim pun merasa bangga terhadap antusias para peserta didiknya yang semangat untuk mengikuti program magang di luar negeri. Meskipun jurusan Body Repair baru berdiri sejak dua tahun yang lalu, namun menunjukkan perkembangan yang pesat.
“Jurusan Teknik Bodi Kendaraan Ringan ini tidak semua SMK memiliki, dan kami harapkan jurusan ini menjadi unggulan di SMK Muhammadiyah Ponpes Kudus,” ucapnya.
Selain jurusan tersebut, sekolah setempat juga telah memiliki dua jurusan lainnya yang telah berdiri sejak 2008 lalu. Yakni jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) serta Teknis Sepeda Motor (TSM) atau otomotif.
“Sejauh ini memang yang masih banyak diminati jurusan otomotif, tapi karena perkembangan semakin maju saya kira Body Repair akan banyak peluang di dunia usia, karena permak bodi mobil itu pasti dilakukan,”tuturnya.
Salim menuturkan, saat ini total ada 380 siswa yang menempuh pendidikan di SMK Muhammdiyah Ponpes Kudus. Sekolah setempat pun mulai melakukan sosialisasi untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan program-program yang menarik. ***
