Sebagai orang nomor satu di Kudus, Hartopo menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kudus siap mendukung pelatihan atlet potensial agar semakin andal dan mengharumkan nama Kudus di kancah nasional.
“Pembinaan atlet tidak boleh berhenti saat ajang Porsema saja. Atlet harus tetap dilatih biar bisa jadi atlet andal kebanggan Kudus,” ujarnya.
Ketua panitia Miftah Baedlowi menyampaikan terdapat 2.244 atlet dan 1.060 peserta kompetisi seni. Sehingga total 3.244 peserta berpartisipasi dalam Porsema. Kegiatan akan dilaksanakan dua hari pada 7-8 Januari 2023.
“Kami menargetkan para peserta yang nantinya juara, dapat melaju ke tingkat Jateng dan mempertahankan gelar juara umum,” ucapnya.
Terdapat sembilan cabang olahraga dan berbagai lomba seni yang dipertandingkan. Di antaranya voli, catur, bulutangkis, lari jauh, lari sprint, tenis meja beregu, sepak takraw, futsal dan senam Nahdlatul Ulama (NU).
Sementara itu, kompetisi lainnya adalah pencak silat, debat (Bahasa Inggris dan Bahasa Arab), kaligrafi, poster, MTQ, puisi religi, pidato (Bahasa Jawa, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Bahasa Arab), karaoke qasidah, film dokumenter dan penulisan biografi kiai lokal.***
