Pihaknya memastikan, uji fungsi kolam retensi akan dilakukan bulan Desember 2024 ini. Karena sebelum PHO (Provisional Hand Over) atau serah terima pekerjaan, harus dilakukan uji fungsi.
“Sebelum digunakan maksimal, harus ada uji fungsinya dulu untuk memastikan keberadaan kolam retensi dan pompa skala besar itu betul-betul berjalan sesuai yang diharapkan,” terangnya.
Di sisi lain, Kepala Desa Jati Wetan Kudus, Agus Susanto belum mengetahui informasi terbaru mengenai pembangunan kolam retensi di wilayahnya.
Namun menurut pengamatannya, pompa-pompa sudah mulai beroperasi saat musim penghujan mengguyur wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
“Tapi (kolam retensi) sudah selesai dibangun atau belum, saya kurang tahu,” katanya saat dimintai keterangan.
“Namun alhamdulillah, hujan seharian beberapa waktu lalu, airnya langsung hilang dan tidak ada banjir,” ungkap Agus.
Dirinya berharap, kolam retensi bisa selesai tepat waktu dan memberikan manfaat bagi warga sekitarnya.***
