“Kita harus mempertahankan kemenangan pertandingan itu,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kapten Persiku Kudus, Ramdani Lestaluhu merasa bersyukur karena target yang mereka harapkan bisa tercapai. Hasil ini pun akan menjadi motivasi mereka untuk memenangkan pertandingan berikutnya.
“Hasil ini menjadi motivasi kita di pertandingan berikutnya untuk meraih kemenangan,” katanya.
Di sisi lain, Pelatih Kepala Persekat Tegal, I Putu Gede Swisantoso mengucapkan selamat atas kemenangan Persiku.
Selama bermain di babak pertama, I Putu Gede melihat permainan anak asuhnya cukup kesulitan mengembangkan pertandingan karena cuaca sedang hujan deras.
Saat di babak kedua, ada momen mereka bisa mencetak gol, tapi ada kesalahan yang membuat kesempatan itu tidak membuahkan poin untuk mereka.
“Gak menyangka kalau hujan akan sederas itu. Situasi di lapangan juga baru beradaptasi,” ujarnya.
“Tapi overall yang perlu disikapi adalah situasi pertandingan di babak kedua, banyak drama ada yang pura-pura cedera dan itu sah-sah saja sebagai taktikal,” lanjut coach I Putu Gede.
Dengan adanya taktik macam itu, pelatih Persekat berharap wasit bisa lebih tegas lagi. Ketika ada yang terbukti pura-pura cedera, harus langsung diberi peringatan.
“Seperti Kito (pemain Persiku) di tengah dia sakit, tapi waktu dapat bola dia bisa lari kencang, jadi lucu. Namun selebihnya tidak ada masalah, pertandingan kalah ataupun menang itu wajar,” jelasnya.
Salah satu pemain Persekat Tegal, Bagus Prasetiyo mengatakan bahwa dirinya bersama rekan-rekan satu timnya sudah berjuang maksimal.
“Ada beberapa kesalahan sehingga tidak tercipta gol. Untuk pertandingan selanjutnya kami akan berbenah dan evaluasi,” tegasnya.***
