Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa Persiku akan berkandang di Cibinong maupun Solo. Namun, manajemen akhirnya memastikan Bantul menjadi pilihan resmi.
Menurut Fuad, lokasi Stadion Sultan Agung dinilai masih cukup terjangkau bagi pendukung Persiku yang ingin memberikan dukungan langsung kepada tim.
Meski demikian, kehadiran suporter tetap bergantung pada izin penyelenggaraan pertandingan dari pihak kepolisian.
“Kami tentu berharap suporter bisa hadir memberikan dukungan. Tetapi semua tetap mengikuti aturan dan izin keamanan yang diterbitkan oleh pihak berwenang,” katanya.
Persiku terpaksa menjadi tim musafir sepanjang musim 2026/2027 karena Stadion Wergu Wetan Kudus sedang menjalani proses pembongkaran untuk pembangunan ulang.
Revitalisasi stadion yang didanai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dengan anggaran sekitar Rp 225 miliar tersebut ditargetkan menghadirkan stadion berstandar lebih modern dengan kapasitas sekitar 8.000 penonton.
Selama proyek berlangsung, Persiku harus menjalani seluruh laga kandangnya di luar Kabupaten Kudus hingga stadion baru selesai dibangun.***
