“Korban tiba-tiba lemas dan jatuh. Rekan-rekannya kemudian meminta pertolongan,” kata Kapolsek Gebog AKP Siswanto, Selasa, 8 September 2026.
Melihat kondisi korban, dua rekan korban kemudian turun menuju basecamp untuk meminta bantuan. Mereka menempuh perjalanan sekitar 30 menit hingga tiba di basecamp.
Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Desa Rahtawu. Warga bersama relawan selanjutnya melakukan evakuasi terhadap korban dari Pos 5.
Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmonohadi Kudus untuk mendapatkan pemeriksaan. Petugas Polsek Gebog dan Tim Inafis Polres Kudus turut melakukan pemeriksaan terhadap korban.
Berdasarkan pemeriksaan dokter UPT Puskesmas Gondosari bersama Tim Inafis Polres Kudus, tidak ditemukan luka pada tubuh korban.
“Hasil pemeriksaan tidak ditemukan luka pada tubuh korban. Kesimpulannya, korban mengalami kelelahan dan hipotermia,” ujarnya.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian, memeriksa sejumlah saksi, serta melakukan pemeriksaan terhadap korban bersama tim medis dan Inafis.
Sementara itu, pihak keluarga yang diwakili ibu kandung korban telah menerima kejadian tersebut. Keluarga juga menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap korban.***
