Imam mengungkapkan, antusias pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam menyambut tradisi dandangan sangat tinggi. Bahkan, pada pendaftaran lapak dandangan tahun ini dikatakannya sampai menolak 45 pedagang dari luar Kudus.
“Potensi dandangan bagi para pedagang memang saya kira itu sangat bagus, makanya banyak yang tertarik untuk mendaftar. Dari luar Kudus juga banyak yang mendaftar,” terangnya.
Lebih lanjut, Imam menerangkan, untuk ukuran dandangan di Jalan Dokter Ramelan per petak 2×4 meter. Untuk yang berada di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus nanti berukuran 3×3 meter per petak.
Lalu, untuk Jalan Sunan Kudus dibagi dua, yakni lokasi dari jembatan Kali Gelis ke barat sampai perempatan Jember ukuran lapak 2,5×4 meter, sedangkan jembatan ke timur ukuran lapak 3×4 meter.
”Nantinya, penempatan pedagang sudah ditentukan dari dinas, tanpa ada undian. Penempatan tidak disesuaikan jenis dagangannya, campur dan bervariasi,” tandasnya.
