Pihaknya mencontohkan, banjir bandang yang terjadi di Wonosoco diketahui karena Pegunungan Kendeng gundul dan dipenuhi sampah. Hal itu terlihat saat melakukan pantauan melalui udara bersama Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan bebera waktu lalu.
Maka untuk penanganannya, kata Revli, perlu melibatkan pemerintah daerah lain yang juga memiliki petak wilayah di Pegunungan Kendeng, yakni Kabupaten Pati dan Grobogan, Jawa Tengah. Sedang terkait pola pikir masyarakat, dibutuhkan campur tangan dari tokoh masyarakat setempat.
“Jadi kami (Pemkab Kudus) tidak bisa menangani sendiri, butuh kolaborasi banyak pihak,” katanya.
Di samping itu, berdasarkan hasil pantauannya, Pegunungan Patiayam juga butuh reboisasi. Menurutnya, sejumlah kegiatan penanaman pohon keras di wilayah tersebut sudah kerap dilakukan. Namun ternyata, ada oknum yang sengaja mematikan bibit pohon tersebut.
“Maka kami juga berharap kepada tokoh masyarakat di sana, agar dapat memberikan edukasi dan mengajak masyarakat melakukan penghijauan kembali di Pegunungan Patiayam,” terangnya.***
