“Terima kasih kepada PT Djarum atas dukungan yang diberikan. Armada ini tentu sangat bermanfaat untuk memperkuat kesiapsiagaan dan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.
Di tengah kebutuhan penambahan sarana pelayanan tersebut, PT Djarum menyerahkan kendaraan yang sebelumnya digunakan perusahaan dan kini masuk dalam program peremajaan armada.
Senior Manager Public Affairs PT Djarum, Purwono Nugroho, mengatakan kendaraan tersebut telah berusia cukup lama sehingga tidak lagi optimal digunakan untuk kegiatan yang membutuhkan respons cepat atau bersifat darurat. Meski demikian, kondisi truk masih baik untuk menunjang kebutuhan pelayanan air.
“Untuk kegiatan yang sifatnya urgent atau emergency memang sudah kurang optimal. Sehingga kami serahkan kepada Pemkab Kudus untuk kegiatan penyiraman dan dropping air bersih bagi masyarakat,” ujar Purwono.
Ia memastikan fungsi utama kendaraan masih berjalan dengan baik. Pompa masih berfungsi dan tangki berbahan stainless steel, sehingga dapat digunakan untuk kebutuhan distribusi air.
“Truk tangkinya masih bagus, pompanya juga berfungsi dengan baik. Tangkinya berbahan stainless, sehingga aman digunakan untuk distribusi air,” jelasnya.
Purwono menambahkan, kendaraan tersebut memiliki kapasitas hingga 5.000 liter. PT Djarum memilih menghibahkan armada tersebut kepada Pemkab Kudus karena dinilai dapat memberikan manfaat yang lebih besar apabila digunakan untuk kepentingan masyarakat.***
