“Mudah-mudahan proposal yang kami ajukan bisa acc dan segera ditindaklanjuti. Kalau untuk pemindahan pedagang sayur pagi, kami rencananya awal Desember 2025,” ungkapnya.
Djati menyebut bahwa rencana pemindahan pedagang di Pasar Bitingan akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama, akan dilakukan pemindahan terhadap pedagang sayur malam yang biasanya berjualan di emperan pasar.
Pedagang sayur malam ini ditagetkan akan mulai menempati Pasar Saerah yang berada di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, pada Desember 2025. Sosialisasi terhadap pedagang pun terus dilakukan agar rencana tersebut berjalan lancar.
“Sudah ada yang mendaftar juga (ke Pasar Saerah),” tandasnya.
Sementara untuk pemindahan pedagang ke Pasar Anyar, nantinya akan ditujukan bagi para pedagang yang sudah menempati kios maupun los di dalam pasar. Djati menghitung, total ada 1.600 pedagang di Pasar Bitingan, namun hanya separuh yang aktif.
“Karena ada rumah sakit baru, jadi biar tidak mengganggu akses lalu lintas, terus memberikan fasilitas pendukung untuk rumah sakit, jadi Pasar Bitingan akan dikosongkan,” terangnya. ***
