“Pemeriksaan awal memang dilakukan di ruangan utama,” katanya.
Ruwia juga menyebutkan bahwa kepala kantor turut menjalani pemeriksaan. Kendati demikian, ia belum bersedia memberikan informasi lebih lanjut mengenai pihak-pihak lain yang dimintai keterangan.
Saat ditanya mengenai perkara yang sedang ditangani, termasuk waktu terjadinya peristiwa yang menjadi objek penyelidikan atau penyidikan, Ruwia mengaku belum bisa memberikan penjelasan. Ia menyebut informasi tersebut masih menunggu keterangan resmi dari pimpinan yang berwenang.
Selain memeriksa sejumlah ruangan, tim KPK disebut turut memeriksa perangkat komputer. Namun, berdasarkan informasi yang diketahui Ruwia, tidak ada komputer yang dibawa keluar dari lingkungan kantor.
Ia juga melihat adanya dokumen yang dibawa oleh tim penyidik. Meski begitu, jenis dan isi berkas tersebut belum dapat dipastikan. Ruwia belum mengetahui apakah dokumen itu berupa salinan, hasil penggandaan, atau berkas dalam bentuk lainnya.
Terkait jumlah petugas yang datang, Ruwia mengaku tidak mengetahui secara pasti. Sebagian petugas terlihat mengenakan rompi, sedangkan lainnya tidak. Kondisi tersebut membuatnya tidak sempat menghitung jumlah personel yang berada di lokasi.
Setelah pemeriksaan berlangsung selama beberapa jam, tim penyidik akhirnya keluar dari kantor pada pukul 18.13 WIB. Dalam momen tersebut, dua koper berwarna hitam dan silver terlihat dibawa oleh penyidik. Beberapa personel lainnya tampak membawa ransel hitam.
Belum diketahui isi koper dan ransel tersebut. Hingga berita ini ditulis, Bea Cukai Kudus belum memberikan penjelasan mengenai pokok perkara, dokumen yang diperiksa, maupun hasil kegiatan tim KPK.***
