Pembangunan Infrastruktur di Kudus Disesuaikan Kemampuan Keuangan Daerah

Bupati Kudus HM Hartopo. (NILA)

“PR yang lebih banyak memang di infrastruktur dan LPJU. LPJU sudah mulai pengadaan walaupun belum secara maksimal. Tapi harapan kami memang LPJU bisa di pihak ketiga ke depan, mulai bisa dikonsep untuk penganggarannya,” jelas Hartopo.

Alasan infrastruktur menjadi fokus utama Hartopo tidak terlepas dari kondisi jalan selepas diterjang banjir beberapa waktu lalu. Sungai dengan sedimentasi tinggi yang mengakibatkan air melimpas ke jalanan dan membuat jalan rusak, ditambah jalan yang dilewati kendaraan dengan muatan berat, dikatakan Hartopo menjadi sejumlah faktor jalan di Kudus hancur dan perlu segera diperbaiki.

“Banyak (jalan) hancur dimuati beban-beban berat terutama di jalan provinsi, jalan di kampung dan kabupaten juga banyak yang rusak, sedangkan anggaran rutin kita hanya Rp 8 miliar di 2023 ini, maka dari itu kita tidak bisa berbuat banyak. Harapan kami untuk ke depan mudah-mudahan ini bisa betul-betul pulih,” jelas Hartopo.

Bacaan Lainnya

Sejauh ini, Hartopo mengatakan bahwa ada sejumlah DBHCHT yang dimiliki Pemkab Kudus tahun 2023 ini tidak bisa terserap maksimal. Diantaranya anggaran untuk perluasan TPA Tanjungrejo hingga perbaikan dua jembatan di Kudus.***