Diketahui, Pratama Arhan sempat memperkuat tim sepak bola Timnas Indonesia dan pernah bergabung dalam klub PSIS Semarang.
“Awalnya Pratama Arhan juga pemain yang sama seperti kalian ini, tapi sekarang bisa jadi pemain dengan bayaran sampai Rp 300 juta,” ujar dia.
Menurutnya, pemain ASTI Kudus memiliki kemampuan yang cukup baik dan dapat dikembangkan menjadi pemain-pemain andalan masa depan.
“ASTI Kudus memiliki pemain yang bertalenta,” ujarnya.
Sementara itu, Pemain ASTI Kudus, Ahmad Frederico Assis (16) dari Gresik mengaku senang mendapatkan pelatihan dari M Irfan.
”Pesannya tadi untuk jaga sikap dan atitude yang baik. Supaya menjadi pemain profesional seperti Pratama Arhan,” kata dia.
Dia juga mendapatkan bekal tentang teknik passing dan controlling dalam permainan sepak bola pada kegiatan coaching clinic hari ini.***
