“Untuk minyak goreng secara umum semuanya tersedia, namun ada satu merek yang saat ini masih kosong karena tingginya permintaan,” tambahnya.
Menjelang Lebaran, Polres Kudus juga menyiapkan langkah pengamanan di berbagai titik keramaian melalui Operasi Ketupat.
“Kita sudah persiapan untuk membentuk satgas dalam operasi Ketupat. Nanti di titik-titik rawan, tempat perbelanjaan dan tempat ibadah akan kita lakukan pengamanan secara ekstra,” jelas Heru.
Sementara itu, Store Manager ADA Swalayan, Setiyawati, mengungkapkan bahwa aktivitas belanja masyarakat sudah mulai meningkat bahkan sejak sebelum Ramadan.
“Sudah, dari mulai sebelum puasa sudah ada lonjakan,” ujarnya.
Ia memastikan seluruh produk yang dijual di swalayan tersebut telah melalui proses pengecekan ketat, mulai dari saat barang datang hingga saat dipajang di rak.
“Barang datang pasti kita cek. Sebelum kita pajang di rak juga kita cek, dan secara berkala pramuniaga serta supervisor melakukan pengecekan rutin,” jelasnya.
Setiyawati juga menegaskan tidak ada produk kedaluwarsa yang dijual, termasuk dalam paket parsel Lebaran.
“Tadi Bapak Kapolres sudah lihat sendiri. Bahkan parsel pun sudah kita bongkar dan dicek, semuanya tidak ada yang expired,” katanya.***
