“Pendidikan politik menjelang tahun politik ini pas sekali. Kalau bisa, pendidikan politik harus menyentuh akar rumput (grassroots),” ucapnya.
Bupati menekankan adanya pendidikan politik sangat dibutuhkan untuk partisipasi politik masyarakat yang lebih ideal. Utamanya mencegah politik uang dan mewujudkan Pemilu damai.
Hartopo mendorong agar partai politik turut mengedukasi masyarakat bahwa perbedaan pilihan bukan alasan untuk timbul perpecahan.
“Semua pihak harus mewujudkan Pemilu damai. Berbeda pilihan itu wajar. Jangan sampai menyebabkan gap-gap atau pertikaian,” paparnya.
Lebih lanjut, Hartopo menggarisbawahi politik adalah bentuk komitmen antara masyarakat dan pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat. Tujuan baik itu harus benar-benar diwujudkan apabila mendapat kepercayaan masyarakat.
“Politik itu kan tujuannya baik. Jadi kalau sudah mendapat mandat dari masyarakat ya harus benar-benar dilaksanakan,” tegasnya.***
