Dia juga berjanji untuk memberikan kompensasi kepada semua korban atas kerugian mereka.
Sebelumnya 13 orang meninggal di tempat kejadian pada hari Jumat. Sementara lainnya meninggal di rumah sakit pada hari Jumat dan korban ke-15, Thanakrit Neenoi, meninggal pada hari Sabtu.
Beberapa dari korban luka mengalami luka bakar parah dan berada dalam kondisi kritis.
Pihak berwenang sekarang sedang menyelidiki apakah pub memenuhi semua standar keamanan.
Pejabat sebelumnya dari Yayasan Penyelamatan Sawang Rojanathammasathan mengatakan busa akustik yang mudah terbakar di dinding klub mungkin telah mempercepat kecepatan api mengoyak venue, lapor BBC News.
Menurut Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt, kota tersebut telah melakukan inspeksi di lebih dari 400 tempat hiburan di kota sebelum kebakaran dan menemukan 83 tempat yang tidak memenuhi standar keselamatan.
Dia mengatakan kepada wartawan pada hari Sabtu bahwa tempat-tempat tersebut akan diperintahkan untuk ditutup jika mereka tidak bertindak untuk memperbaiki masalah mereka
Selama perayaan Malam Tahun Baru 2008-2009, di Thailand terjadi kebakaran paling mematikan di klub malam Bangkok, di mana 66 orang tewas dan lebih dari 200 terluka.***
