“Kemungkinan giling ini sampai dengan bulan Oktober 2022 pertengahan sampai akhir. Dengan target kita 270 ribu ton,” ungkap Febri saat dimintai keterangan, Rabu, 27 Juli 2022.
Dalam mempercepat penggilingan, PG Rendeng menyiapkan 500 lori pengangkut tebu untuk menerima tebu dari truk yang datang mengantarkan hasil panen petani. Dari situ, tebu hasil panen dari petani tersebut kemudian dilakukan proses penggilingan.
“Unggulan dari PG Rendeng itu punya 500 lori yang bisa bongkar pasang (muatan tebu) kapan saja,” ucapnya.
Diharapkan, adanya mesin baru yang telah direvitalisasi ini bisa mempercepat proses penggilingan dan mampu mencapai target.
Selain itu tekad memberikan pelayanan terbaik, PG Rendeng juga memberikan hadiah bagi sopir truk pengantar tebu. Hal ini dilakukan untuk mengapresiasi kinerja para sopir truk dalam mengantarkan hasil tebu ke PG Rendeng.***
