Overload, Aktivitas Bank Sampah di Desa Jati Kulon Lumpuh Imbas TPA Tanjungrejo Ditutup

Kondisi Bank Sampah di Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

Sementara untuk sampah organik, Heri melanjutkan, telah dilakukan kerja sama dengan PT Djarum. Sehingga, setiap dua hari sekali ada pengambilan sampah organik sejumlah 45 tong di Bank Sampah Desa Jati Kulon.

“Untuk pengambilan sampah organik dari PT Djarum masih terus berlangsung, tidak ada kendala. Sejak Juli 2023, kami sudah bekerjasama dengan PT Djarum, awalnya diambil 10 tong, sekarang 45 tong,” tuturnya.

Heri membeberkan bahwa bank sampah setempat telah memiliki insinerator atau alat yang digunakan untuk membakar limbah padat, yang diberikan oleh PT Djarum. Namun, hingga hari ini belum ada instruksi untuk pengoperasionalan.

Bacaan Lainnya

“Dari Dinas PKPLH dan PT Djarum belum ada instruksi untuk mengoperasionalkan insinerator, padahal kabarnya awal tahun 2025 seharusnya mulai berjalan. Kalau dioperasikan bisa mengelola satu ton sampah per jam,” tutusnya.

Pihaknya pun berharap agar TPA Tanjungrejo bisa segera dibuka dan beroperasi kembali seperti semula. Sehingga, pengelolaan sampah anorganik di Bank Sampah Desa Jati Kulon bisa kembali beraktivitas normal.

“Kita juga sedang merencanakan langkah darurat dengan mencari lahan untuk membakar sampah sendiri, kalau memang TPA tidak kunjung dibuka. Rencananya lahannya di Dukuh Kencing, yang jauh dari pemukiman,” tandasnya.***