Seperti yang diberitakan sebelumnya, kejadian perundungan itu terjadi pada Jumat, 25 Agustus 2023. Korban diduga dikeroyok oleh empat orang temannya saat di dalam kelas.
Akibat kejadian itu, R harus menjalani perawatan di rumah sakit. Saat di rumah sakit, R mengeluhkan kepala pusing akut, badan kemerahan hingga dada terasa sakit dan nyeri.
Sementara itu, Mansur, perwakilan sekolah mengatakan bahwa pihak sekolah telah melalukan upaya mediasi sebanyak dua kali. Namun, dari kedua belah pihak memang belum bisa menemukan titik kesepakatan.
”Kami sendiri dari sekolah juga bingung, kami sudah melakukan upaya mediasi sampai dua kali,” ujarnya.
Saat ini, sambung dia, siswa yang menjadi korban perundungan tersebut sudah bersekolah seperti biasa. Siswa yang awalnya sempat terlibat permasalah ini, juga telah berbaur seperti biasanya.
”Jadi sekitar sepekan itu siswanya sudah masuk. Dan sudah bersekolah seperti biasa sampai saat ini,” ucapnya. ***
