Selang beberapa saat, Widhoro menyadari bahwa ada hal aneh dalam pesan yang baru saja ia dapatkan. Kemudian, Widhoro memutuskan untuk tidak menghubungi nomor yang dikirim Dani sebelumnya.
“Belum sempat saya menelepon, ada perasaan gak enak. Terus saya gak jadi menelpon nomor itu,” kata Widhoro saat dikonfirmasi sore ini.
Dihubungi terpisah, Kasi Intel Kejari Kudus, Wisnu Ngudi Wibowo mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah meminta seseorang untuk menghubungi siapa-siapa. Ia pun memastikan, nomor yang dimilikinya hanya satu dan bukan yang dikirimkan sosok Dani.
“Nomor saya cuma ini (yang dihubungi wartawan sore ini). Saya gak ada perasaan menghubungi siapa-siapa,” katanya melalui sambungan telepon.
Wisnu menilai, apa yang terjadi pada Widhoro merupakan salah satu modus penipuan yang mengatasnamakan dirinya.
“Menurut saya itu penipuan,” katanya.
Untuk itu, Wisnu berharap, kejadian yang menimpa Widhoro tidak terjadi pada siapapun lagi. Semoga masyarakat Kudus bisa lebih waspada dengan modus-modus penipuan semacam itu.***
