Berkat semangat dan dorongan motivasi dari penonton, teman-teman, pelatih, hingga orang tua yang menyaksikan langsung dari bangku tribun, tekad Mutiara untuk membawa kemenangan untuk Indonesia akhirnya terwujud.
“Pada babak final, saya sadar kalau saya satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa. Jadi saya termotivasi untuk meneruskan langkah dan perjuangan untuk bisa naik podium tertinggi,” ungkapnya.
Ia pun menyadari bahwa kondisinya dan lawan saat itu sama-sama sedang tidak maksimal, karena kaki cedera. Namun, Mutiara bisa memanfaatkan peluang dari kelemahan lawan yang sering mati sendiri ketika bermain.
Akhirnya, di laga final AJC 2023 sektor tunggal putri, Mutiara berhasil meredam perlawanan dari Kim Min Ji asal Korea Selatan dengan dua gim langsung, 21-11 dan 21-17.
Dengan kemenangan Mutiara tersebut, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin sangat bangga. Kemenangan itu pun membuka keran prestasi bagi pebulutangkis putri Indonesia lainnya pada kejuaraan bergengsi tersebut di tahun-tahun yang akan datang.
“Kami berharap setelah Mutiara sukses di tahun ini, pada tahun-tahun yang akan datang lahir juga pebulutangkis putri yang menjadi juara di Asia Junior Championships,” ungkap Yoppy.
Pihaknya pun berpesan kepada Mutiara, titel juara di AJC 2023 menjadi pijakan Mutiara untuk meraih gelar pada turnamen yang lebih prestisius di level dunia lainnya.
Sementara itu, Ketua Pengkab PBSI Ngawi, Jawa Timur, Supeno menyampaikan rasa bangga dengan torehan prestasi yang diukir oleh Mutiara. Bahkan ia menyebut, Mutiara adalah mutiara dari Ngawi yang sangat membanggakan daerahnya.
“Saya sebagai warga Ngawi sekaligus Ketua Pengkab PBSI Ngawi merasa bangga kepada Mutiara. Harapan kaki, sesuai namanya, semoga ia dapat menjadi Mutiara bagi bulutangkis nasional dan mengukir sejarah yang lebih tinggi lagi di panggung internasional,” ungkapnya.
Di sisi lain, atas torehan prestasi membanggakannya, Mutiara Ayu Puspitasari mendapat bonus deposito senilai Rp 45 juta dari Bakti Olahraga Djarum Foundation. Apresiasi itu pun diharapkan bisa menjadi motivasi dan pelecut semangat bagi Mutiara untuk dapat meraih gelar yang lebih tinggi lagi serta tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian saat ini.***
