Momentum HGN 2022, Guru Diminta Tingkatkan Ikhlas dan Inovasi Mengajar

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kudus, Ahadi Setiawan. (ISTIMEWA)

“Bukan mendekte anak, tapi prran guru di sini adalah mendampingi anak untuk tumbuh dan berkembang lebih potensial lagi,” tandasnya.

Perihal inovasi guru dalam mengajar, Ahadi menuturkan bahwa saat sekarang setiap guru sudah dituntut untuk inovatif sesuai dengan apa yang termaktub dalam Kurikulum Merdeka. Hal ini pun sudah dijalankan oleh setiap guru di sekolah masing-masing.

“Kalau dulu belajar hanya di dalam kelas, membaca dan mencatat, sekarang sudah inovatif. Siswa diajak keluar kelas untuk praktik dan belajar dari lingkungan sekitar,” tuturnya.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, pembelajaran semacam itu yang perlu ditingkatkan oleh para pendidik di Kabupaten. Sehingga, semangat peserta didik dalam belajar terus tinggi dan bisa bermuara pada sebuah peningkatan prestasi.

“Media pembelajaran itu tersebar di sekitar kita, baik itu IT maupun benda yang ada di sekitar, itu bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran,” pungkasnya. ***