Namun bila dibandingkan hari-hari biasanya, lanjut Aflah, secara umum di DTW Kudus mengalami peningkatan kunjungan wisata sekira 30-40 persen. Peningkatan tersebut terhitung secara akumulatif di sejumlah DTW di Kabupaten Kudus.
“Kalau rata-rata pengunjung itu dari warga Kudus yang merantau, terus pulang saat libur lebaran, dan berwisata bersama keluarganya di Kudus,” katanya.
Pihaknya pun berharap agar pengelola wisata di Kabupaten Kudus bisa melakukan inovasi untuk menarik wisatawan supaya datang berkunjung. Sebab, berdasarkan pengalaman, para wisatawan akan bosan bila suguhan wisata tidak ada perkembangan sama sekali.
“Harus ada inovasi, yang bagus itu seperti di Taman Sardi. Tidak membuat fasilitas sempurna langsung 100 persen, tetapi selalu munculkan yang baru secara berkala. Jadi kita harapkan seperti itu,” tukasnya. ***
