“Penyelenggaraan MilkLife Athletics Challenge yang berkelanjutan tentu menjadi wadah positif untuk para calon atlet di Kudus dan sekitar mengasah kemampuan dan sebagai tolak ukur pengembangan diri menjadi lebih baik,” katanya.
“Selamat kepada para juara di setiap nomor perlombaan serta juara umum seri ini. Kami juga berterima kasih kepada Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife yang memiliki komitmen untuk mengembangkan olahraga atletik,” tegas Noor.
Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris didampingi Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton turut hadir dan menyaksikan secara langsung MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2025 pada Minggu, 22 Juni 2025. Bupati-Wabup mengapresiasi gelaran ini karena menjadi kegiatan positif yang mampu menuai prestasi.
“Kami bangga dengan para peserta yang ikut (MilkLife Athletics Challenge) karena penuh semangat dan keceriaan. Kami turut hadir untuk mensupport agar banyak kader-kader di cabang olahraga atletik dari Kudus,” ujar Bupati Sam’ani.
“Kami berharap acara seperti ini terus berlangsung supaya anak-anak bisa memiliki wadah positif dan tidak terpaku gadget,” lanjutnya.

Di tengah atmosfer penuh antusiasme MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2025, MI NU Pendidikan Islam dinobatkan sebagai juara umum KU 10, sementara SD 4 Jekulo meraih gelar tertinggi untuk KU 12 usai mendominasi lintasan dan lapangan, serta SMP 1 Dawe memboyong 16 juara KU 15.
Siswa-siswi dari SD 4 Jekulo tampil tanpa kompromi. Dari 13 nomor lomba di KU 12, mereka menyapu empat piala utama. Capaian ini menjadi tren positif bagi sekolah tersebut, usai pada MilkLife Athletics Challenge 2024 mereka sukses menjadi Juara Umum KU 10.
Muhammad Ilham Al Kahfi selaku guru olahraga SD 4 Jekulo, menyebutkan bahwa latihan intensif selama satu bulan penuh menjadi kunci kesuksesan.
Setelah tahun lalu SD 4 Jekulo berhasil menjadi juara umum di KU 10, kali ini mereka sangat bersyukur bisa menjadi juara umum KU 12.
“Persiapan latihan satu bulan kami manfaatkan sebaik mungkin. Kami mengapresiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation karena sudah membuat event seperti ini dan semoga perusahaan-perusahaan lain bisa termotivasi. Di seri berikutnya kami optimis menjadi juara bertahan,” ucap Kahfi.
Di kategori KU 15, SMP 1 Dawe membuktikan tajinya lewat kemenangan gemilang. Ana Eqi Astuti, Kepala Sekolah SMP 1 Dawe menuturkan bahwa keberhasilan anak didiknya berkat kemampuan individu di cabang atletik yang dinilai cukup mentereng.
Di samping itu, fasilitas penunjang mumpuni di sekolah menjadi sarana yang dimanfaatkan sebaik mungkin untuk berlatih secara giat dan rutin.
“Persiapan kami sudah cukup lama karena memang sekolah juga punya fasilitas yang memenuhi syarat untuk olahraga atletik,” katanya.
“Terima kasih kepada Bakti Olahraga Djarum Foundation yang serius menyelenggarakan event ini dengan segala sarana dan prasarana di Supersoccer Arena. Semoga dari sini muncul atlet-atlet yang bisa berprestasi di kancah nasional hingga dunia,” tegas Ana.**
