Mahasiswa UMK Kembangkan Apilkasi TheraHeart, Bantu Psikologis Penderita Skizofrenia

Aplikasi TheraHeart dari mahasiswa UMK yang lolos Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Tahun 2026. (Foto: Zonanews.id)

TheraHeart juga dilengkapi dengan fitur CBT Interaktif. Fitur ini mengadaptasi konsep Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam bentuk aktivitas interaktif yang sederhana.

Melalui fitur tersebut, pengguna dapat diajak untuk mengenali keterkaitan antara pikiran, perasaan, dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

“Untuk memberikan penguatan positif, aplikasi ini menyediakan Catatan Hari Ini yang berisi pesan atau kalimat penyemangat. Fitur tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat positif bagi pengguna dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” terangnya.

Bacaan Lainnya

Selain fitur utama tersebut, TheraHeart memiliki Riwayat untuk melihat aktivitas yang telah dilakukan serta Profil sebagai bagian dari pengelolaan informasi pengguna.

Salah satu karakteristik TheraHeart terletak pada nilai yang menjadi dasar dalam pengembangannya. Aplikasi ini dikembangkan dengan membawa semangat filosofi Sunan Kudus, khususnya nilai-nilai yang berkaitan dengan kepedulian, toleransi, kebersamaan, dan penghargaan terhadap sesama.

Nilai tersebut menjadi bagian penting dalam program pendampingan karena proses pemulihan tidak hanya membutuhkan perhatian terhadap kondisi individu, tetapi juga dukungan sosial dan lingkungan yang positif.

TheraHeart merupakan bentuk upaya mahasiswa Universitas Muria Kudus dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

“Aplikasi ini dikembangkan untuk menjadi media pendampingan, bukan sebagai pengganti pengobatan maupun layanan profesional,” tandasnya.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan Yayasan Jalma Sehat, Jekulo, Kudus, TheraHeart diharapkan dapat menjadi salah satu media yang mendukung kegiatan pendampingan sosial dan emosional secara lebih interaktif dan mudah digunakan.

Pada akhirnya, TheraHeart tidak hanya berbicara tentang sebuah aplikasi, tetapi juga tentang bagaimana teknologi dapat dipadukan dengan kepedulian, nilai kemanusiaan, dan semangat pengabdian. ***