“Kalau sebelumnya simpangan kendaraan tidak bisa, sekarang dua mobil bisa,” kata Kuswanto.
Selain memperbaiki jembatan, penyedia jasa juga melakukan opritan jalan pada sisi timur maupun kanan jembatan.
Di mana untuk sisi timur dilakukan opritan jalan dengan betonisasi sepanjang 22 meter, lebar 6 meter, dan tinggi 20 sentimeter ditambah opritan aspal sepanjang 7 meter.
Lalu untuk opritan di sisi barat dilakukan betonisasi sepanjang 2,5 meter ditambah aspal 8 meter.
“Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lacar, tidak ada kendala apapun,” katanya.
Selama pelaksanaan kegiatan, Kuswanto dibantu oleh 15 orang pekerja dengan jam kerja normal. Percepatan pekerjaan, menurut Kuswanto terlihat saat pemasangan tiang pancang jembatan.
Jika biasanya dari pengalamannya membangun jembatan, pemancangan abutmen menghabiskan waktu 8-10 hari, kali ini bisa dikerjakan selama 4 hari saja.
“Waktu pemacangan tiang, sungai sedang kering, sehingga memudahkan kami,” ujarnya.***
