Dari hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP), petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes selama kurang lebih 10 tahun dan tinggal seorang diri.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan unsur kekerasan. Korban diperkirakan meninggal dunia sekitar tiga hari lalu karena faktor kesehatan,” ungkap AKP Deni.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban dievakuasi oleh tim Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kabupaten Kudus bersama unsur terkait.
Jenazah dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Loekmono Hadi Kudus untuk dimandikan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
“Evakuasi dilakukan bersama tim gabungan dari Polri, TNI, satgas BPBD, relawan, dan warga sekitar. Alhamdulillah kegiatan berjalan aman dan lancar,” kata AKP Deni.
Ia menambahkan, setelah proses pembersihan jenazah selesai, korban langsung dimakamkan oleh pihak keluarga pada malam hari.
“Kami mengimbau masyarakat untuk saling peduli dengan lingkungan sekitar, terutama warga lanjut usia yang tinggal sendiri, agar kejadian serupa bisa segera diketahui lebih dini,” pungkasnya.***
