Pelatih ASTI U12, Moussa Sidibe Ouedraogo menambahkan bahwa kerja keras dan semangat tinggi menjadi kunci kemenangan tim.
Di perempat final, Laskar Elang Muria mengalahkan Assa Bafo Bekasi 2-0, sebelum bangkit dari ketertinggalan untuk menang 2-1 atas Putra Tangkas Demak di semifinal.
“Alhamdulillah, anak-anak bermain luar biasa. Mereka fokus dan penuh semangat sampai final, dan itu yang membuat kami bisa meraih gelar juara,” kata Moussa Sidibe Ouedraogo.
Pada babak final, ASTI Kudus U12 menghadapi PS Ster Surakarta. Pertandingan berakhir imbang 0-0, dan ASTI Kudus menang 3-2 melalui adu penalti, dengan penjaga gawang Fauzan tampil sebagai pahlawan setelah menggagalkan penalti pertama lawan.
Fauzan tampil sebagai pahlawan, menggagalkan penalti lawan dan dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen.
“Kemenangan ini membuktikan bahwa kerja keras dan persiapan matang selama latihan membuahkan hasil. Anak-anak benar-benar pantas mendapatkan gelar juara,” tutup pelatih Moussa Sidibe Ouedraogo. ***
