Kenaikan Harga Cabai Tidak Dinikmati Petani di Kudus 

Surahman Ketua Kelompok Tani Karya Tani Desa Kesambi tengah mengecek tanaman cabai yang terkena hama kuning bule (foto : Rahayu)

Masih kata Surahman, jika biasanya tanpa adanya hama ini, sawah 300 meter setiap kali panen bisa menghasilkan cabai 1-2 kwintal. Namun, karena hama saat ini petani sekali panen hanya bisa mencapai 5-10 kg.

“Biasa panen kalau tanpa hama bisa 1-2 kwintal sekali panen. Kalau ini hanya 5-10 kg saja. Panen biasanya dua kali dalam seminggu,” paparnya.

Total petani yang ada di Desa Kesambi sebanyak 150 orang, dengan luasan sawah ada 60 hektar. Rata-rata tidak ada yang balik modal.

Bacaan Lainnya

“Satu dua petani dari 150 orang ada lah yang balik modal. Tapi rata-rata belum ada balik modalnya,” ungkapnya.

Ia berharap, adanya ikut campur dari tangan pemerintah. Seperti ada bantuan bibit dan pupuk.

“Kami menginkan adanya ikut campur dari pemerintah. Seperti bantuan bibit dan pupuk biar bisa menanam lagi,” ungkapnya.***

Baca :  Tahun 2024, Perkara Perdata PN Kudus Didominasi Perbuatan Melawan Hukum