Hermawan menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan kapan pembangunan Yon TP di Kudus dimulai, mengingat proses kajian dan verifikasi lahan masih berlangsung.
Namun, ia memastikan bahwa keberadaan batalyon tersebut nantinya akan memberikan dampak positif bagi sektor pertahanan maupun pembangunan di daerah.
Menurut Hermawan, tugas pokok dan fungsi Yon TP nantinya adalah memperkuat program pertahanan nasional serta mendukung pembangunan, ketahanan pangan, hingga hilirisasi di tingkat daerah.
Personel batalyon akan berperan aktif membantu pemerintah daerah dalam berbagai sektor, termasuk program prioritas nasional seperti swasembada pangan.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Kudus tahun ini telah melampaui target produksi pangan yang ditetapkan pemerintah pusat.
Kodim 0722/Kudus juga turut membantu penyerapan gabah dan distribusi beras dari Bulog, sekaligus mendukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Kudus.
Hermawan berharap dengan dukungan Yon TP, kolaborasi antara sektor pertahanan dan pembangunan semakin optimal. ***
