KUDUS, ZONANEWS.ID – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kudus mencatat bahwa hingga saat ini, Madarasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang bersandang Sekolah Adiwiyata baru ada 10 sekolah.
Kasi Pendidikan Madrasah pada Kemenag Kabupaten Kudus, Salma Munawwaroh merincikan, 10 Sekolah Adiwiyata tersebut terdiri dari 6 MI dan 4 MTs . Penghargaan itu pun baru didapat pada 2022 kemarin.
Pihaknya menyebut, dari total 218 MI dan MTs yang ada di Kudus memang baru 10 sekolah yang menyandang Sekolah Adiwiyata. Sementara Madrasah Aliyah (MA) baru akan mendapatkan penilaian pada 2025 mendatang.
“Selama ini madrasah baru dilibatkan ( penilaian Sekolah Adiwiyata) kemarin (tahun 2022) dapat penghargaannya. Sebelumnya tidak pernah dilibatkan, makanya baru ada 10 (Sekolah Adiwiyata),” ujarnya, Senin, 4 September 2023.
Program Adiwiyata sendiri sudah ada sejak 2006 silam dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kemudian, pada 2019, program Adiwiyata direvitalisasi menjadi Gerakan Peduli Berbudaya dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLSH).
