Kemenag Kudus Usulkan 18 Madrasah Ikuti Penilaian Sekolah Adiwiyata Tahun Ini

Mts Nu Bannat, salah satu sekolah yang diusulkan Kemenag Kudus dalam penilaian Sekolah Adiwiyata. (MIA)

Pihaknya menyebut, pelaksanaan penilaian Sekolah Adiwiyata bagi madrasah di Kabupaten Kudus baru dilakukan sekali, yakni di tahun 2022. Dimana, pada pengusulannya dilakukan pada tahun 2019 lalu.

Dari total 218 MI dan MTs yang ada di Kudus memang baru 10 sekolah yang menyandang Sekolah Adiwiyata. Sementara Madrasah Aliyah (MA) baru akan mendapatkan penilaian pada 2025 mendatang.

“Jadi KLH sudah punya sekolah terkait adiwiyata tapi madrasah belakangan ngikutinnya. Di Kudus baru sekali, ada penghargaan adiwiyata itu baru sekali melibatkan madrasah,” katanya.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Salma mengungkapkan bahwa pada pengusulan tahun 2019 itu, Kemenag Kudus sebenarnya mengajukan 11 MI dan MTS untuk penilaian Sekolah Adiwiyata. Namun hanya 10 madrasah yang lolos.

Sedangkan, untuk jenjang MA atau setara Sekolah Menengah Atas (SMA), beberapa diantaranya mengikuti penilaian Sekolah Adiwiyata dengan pembinaan dari Provinsi Jawa Tengah. ***