Kalahkan Safin Pati di Final Blispi Youth Cup V, ASTI Kudus Angkat Trofi Piala DPD RI

Tim sepak bola ASTI Kudus U-16 sukses mengukir prestasi di tingkat nasional setelah keluar sebagai juara Blispi Youth Cup V – Piala DPD RI. (Foto: Istimewa)

Pelatih ASTI Kudus U-16, Suharno, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan timnya. Menurut dia, hasil tersebut menjadi kebanggaan tersendiri mengingat anak asuhnya harus menghadapi kompetisi dengan kondisi skuad yang tidak lengkap.

“Alhamdulillah, Bekasi menjadi ladang rezeki bagi anak-anak ASTI. Meski skuad yang berangkat tidak full team karena beberapa pemain diambil klub untuk EPA Liga 1 dan ada juga yang sakit, anak-anak tetap mampu menunjukkan semangat juang yang tinggi. Ini merupakan hasil dari latihan yang selama ini kami jalani,” ungkap Suharno.

Blispi Youth Cup V – Piala DPD RI merupakan kompetisi sepak bola kelompok usia yang diselenggarakan oleh Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (Blispi). Pada edisi kelima ini, Blispi Provinsi Jawa Barat dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan turnamen.

Bacaan Lainnya

Kompetisi yang berlangsung pada 25–28 Oktober 2026 di Kabupaten dan Kota Bekasi tersebut diikuti perwakilan dari 34 provinsi di Indonesia. Empat kelompok usia dipertandingkan, yakni U-10, U-12, U-14, dan U-16, sebagai bagian dari upaya memberikan ruang kompetisi sekaligus mengembangkan potensi pemain muda.

Gelar juara ini turut mempertegas kiprah ASTI Kudus dalam membina talenta sepak bola usia dini. Lembaga pembinaan yang berpusat di Kudus tersebut terus mengembangkan jangkauan melalui sejumlah cabang, antara lain di Kendal, Tegal, Semarang, Purbalingga, Kulon Progo, Lamongan, Bekasi, dan Ternate.

ASTI Kudus juga berencana memperluas jaringan pembinaan dengan membuka cabang baru di sejumlah daerah. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas kepada anak-anak Indonesia untuk mengembangkan bakat dan kemampuan sepak bola.

Keberhasilan meraih Piala DPD RI menjadi tambahan motivasi bagi para pemain ASTI Kudus untuk terus berlatih dan meningkatkan kualitas permainan.

Prestasi ini sekaligus menjadi modal berharga dalam perjalanan mereka menuju kompetisi yang lebih tinggi dan peluang meniti karier di sepak bola profesional.***