“Jadi perusahaan tidak sekadar hadir, tapi benar-benar membuka lapangan kerja yang nyata. Transparansinya lebih terjamin karena proses seleksi sudah melalui sistem digital,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penempatan, Pelatihan, dan Produktivitas Tenaga Kerja pada Disnakerperinkop UKM Kudus, Albertus Harys Yunanto memastikan bahwa seluruh persiapan untuk Job Fair 2025 telah rampung.
Sebanyak 20 perusahaan dari Kudus, Kendal, hingga Jepara telah terkonfirmasi berpartisipasi dengan total 1.401 lowongan pekerjaan.
“Untuk perusahaannya sudah pasti semua. Dari jumlah itu, ada juga kuota khusus bagi penyandang disabilitas, yaitu 10 lowongan bagi difabel tuna rungu wicara,” ungkap Harys.
Ia menambahkan, meski terbuka untuk umum, Job Fair diutamakan memberi peluang bagi warga lokal Kudus yang membutuhkan pekerjaan.
“Prinsipnya umum, tapi memang prioritasnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja dari warga Kudus dan sekitarnya,” kata Harys.
Kepada semua masyarakat Kudus dan sekitarnya yang membutuhkan pekerjaan, Harys mengajak semuanya untu tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.
“Job fair bukan hanya ajang seremonial, tetapi wadah nyata untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan,” tegas Harys.***
