Untuk menuntaskan sisanya itu, Disdukcapil Kudus melakukan jemput bola ke sekolah-sekolah untuk melayani perekaman E-KTP. Jumlah tim yang diterjunkan ada empat tim, dengan personel masing-masing tim ada dua orang untuk melayani perekaman para calon pemilih pemula tersebut.
Ia juga meminta sekolah yang belum didatangi tim dari Disdukcapil Kudus untuk mengarahkan anak didiknya mendatangi kantor Disdukcapil Kudus atau kantor-kantor kecamatan untuk menjalani perekaman.
Sementara itu, Waka Kehumasan SLB Purwosari Kukuh Imanda mengaku berterima kasih adanya pelayanan perekaman KTP-el terhadap anak didiknya yang merupakan siswa berkebutuhan khusus. Sehingga nantinya bisa menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024.
Jumlah siswa yang merupakan calon pemilih pemula yang belum melakukan perekama E-KTP di SLB Purworasi, kata dia, ada 29 anak.
“Sebelumnya, kami juga sudah mensosialisasikan kepada wali murid untuk ikut mendukung suksesnya Pemilu 2024, maka bagi siswa yang usianya genap 17 tahun saat pemilu bisa melakukan perekaman KTP-el,” ujarnya. ***
