Implementasi P5, Puluhan Siswa SD 1 Wergu Kulon Antusias Ikuti Kirab Grebeg Maulid

SD Negeri 1 Kudus ikuti Kirab Grebeg Maulid di Kelurahan Panjunan, Kota, Kudus. (MIA)
Gunungan golok-golok mentok dari SD Negeri 1 Wergu Kulon, Kudus. (MIA)

“Yang kita wajibkan itu siswa kelas 4, 5, dan 6. Tapi kalau kelas kecil mau ikut ya dipersilahkan, dan ternyata malah pada mau ikut, jadinya tambah ramai,” katanya.

Kirab Grebeg Maulid, lanjut Nandang, diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kelahiran Nabi Muhammad. Di Desa Panjunan sendiri, kegiatan kirab semacam ini menjadi tradisi tahunan yang digelar tiap tanggal 12 Rabiul Awal pada kalender Hijriyah.

“Biasanya tahun-tahun kemarin, SD Negeri 1 Wergu Kulon tidak diikutsertakan dalam kirab, tapi kali ini diikutkan. Makanya kita ikut sekalian untuk sekaligus pembelajaran siswa tentang tradisi yang kita miliki,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Adapun tema yang diangkat oleh SD Negeri 1 Wergu Wetan kali ini ialah Kearifan Lokal. Tidak hanya memberikan pengetahuan terkait tradisi Grebeg Maulid, pihaknya juga menghadirkan langsung apa itu ‘golok-golok mentok’ yang menjadi kekhasan dalam kirab ini.

“Kita bawa satu gunungan kirab, dengan ada golok-golok mentok atau wadah jajan yang memang khas pada perayaan maulid. Ini juga dapat support dari orangtua, seperti jajannya itu dari orangtua yang menghendaki,” tuturnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya kegiatan semacam ini, para siswa bisa belajar langsung mengenai tradisi yang ada, khususnya tentang Grebeg Maulid dan golok-golok mentok. Kemudian, bisa ikut melestarikan tradisi tersebut agar tetap ada di masa-masa mendatang.

“Saat ini jumlah siswa kita ada 81, yang ikut tadi sekitar ada 50an sebagian besar dari kelas 4, 5, dan 6,” tukasnya. ***