Lanjut, di Kecamatan Mejobo, air sungai melimpas menggenangi 6 Desa di wilayah tersebut. Mulai dari Desa Kirig, Desa Payaman, Desa Gulang, Desa Temulus, Desa Kesambi, dan Desa Golantepus.
Di mana air berdampak pada 3.700 KK dan air juga menggenangi area persawahan seluas 645 hektar. Serta pemukiman warga yang terdampak sekitar 54 hektar.
Terkahir, di Kecamatan Kaliwungu, Kudus. Air Sungai Gelis yang meluap melimpas ke Desa Setrokalangan. Setidaknya ada 400 KK dengan 2.000 orang yang terdampak banjir.
Air luapan itu pun menggenangi area persawahan seluas 140 hektar dan area pemukiman seluas 148 hektar.
“Ketinggian air semuanya bervariasi, sekitar 20 hingga 70 sentimeter. Jadi dari empat kecamatan, total ada 14.800 orang warga yang terdampak banjir,” tegasnya.
Atas situasi kebencanaan ini, pihak BPBD bersama pihak terkait sudah mulai menyiapkan tempat pengungsian. Termasuk pembuatan dapur umum bagi warga yang terdampak.
Para relawan juga mulai membantu, dengan pengadaan air bersih, pengelolaan logistik bantuan, kesehatan, dan sebagainya.***
